"Jangan terlalu sering di kalah kan oleh anak kecil", ungkapan ini mungkin sedikit menjadi bahan pertanyaan bagi setiap orang yang membaca postingan saya kali ini. Kenapa tidak,bagaimana mungkin orang dewasa di kalahkan oleh anak kecil bahkan oleh anak yang berumur dibawah lima tahun (Balita).
Perlu kita ketahui bersama bahwa orang dewasa tidak menang dalam segala hal di dunia ini, dan itu hukumnya pasti. Mengapa saya mengatakan seperti demikian? Ya tentu saja hal yang seperti demikian itu bisa terjadi karena coba kita lihat dari sisi semangat,kegigihan dan ambisi dari anak-anak dalam mendapatkan apa yang sangat mereka inginkan dengan ,atau bisa disebut juga dengan impiannya. Anak-anak biasanya ngotot atau gigih untuk mendapatkannya, bahkan mereka akan menggunakan airmata sekalipun untuk mendapatkan apa yang mereka impikan.
Contohnya saja jika kita pergi kepasar dan membawa anak-anak atau anak kecil yang usianya masih di bawah lima tahun (balita). Dan setibanya di pasar dia melihat sesuatu yang mereka sukai seperti makanan, mainan, pakaian ataupun yang lainnya tentu dia akan mengutarakan kepada kita apa yang dia inginkan tersebut. Baik itu dengan cara menunjuk-nunjuk,dengan perkataan yang memelas bahkan dengan menangis sambil menghentak-hentakkan kedua kakinya ke tanah. Dan hal itu akan tetap dilakukannya sebelum dia mendapatkan apa yang diinginkannya itu.
Nah dari situ dapat kita lihat bahwa anak kecil saja dalam usaha atau pun dalam mendapatkan apa yang mereka inginkan mempunyai suatu keingian atau ambisi yang kuat dan besar guna mendapatkan apa yang menjadi impian atau harapannya tersebut.
Sekarang coba kita bandingkan dengan diri kita baik itu orang tua, remaja ataupun siapapun kita yang bukan di kategorikan sebagai anak kecil lagi. Dimana kita mungkin sering merasa putus asa, gampang menyerah, loyo dan lain sebagainya yang menyebabkan kita gagal mendapatkan apa yang menjadi cita-cita atau impian kita selama ini.
Betapa jauhya tingkat perbandingan antara ambisi yang dimiliki oleh anak-anak serta tingkat kegigihannya untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan tersebut dengan diri kita sebagai orang dewasa yang bukan anak-anak lagi. Sedangkan kita memiliki keterampilan yang lebih dibandingkan dengan anak-anak, kita mempunya ilmu yang lebih jika di bandingkan dengan anak-anak.
Jadi jangan sekali-kali kita mengaku bahwa kita adalah orang yang paling ngotot dan kita adalah orang yang paling gigih sedunia sementara kita masih kalah oleh anak kecil dalam mencapai impian atau apa yang kita inginkan. Kita masih mengalami kegagalan dalam mencapai impian kita yang di sebabkan oleh kesalahan kita sendiri yang mungkin kurang gigih, mungkin kurang bersemangat, kurang konsentrasi atau pun di sebabkan oleh hal-hal lainnya.
Jadi mari kita sedikit renungkan apa yang telah saya uraikan di atas, betapa sering kita dikalahkan oleh anak kecil, betapa jauh sekali perbedaan kegigihan antara kita dengan anak kecil, sementara kita punya apa yang belum di miliki oleh anak kecil.
Keep spirit and smile......
Jangan Terlalu Sering Dikalahkan Oleh Anak Kecil
Bermain Teka-teki (tebak-tebakan)
Bermain teka-teki juga dapat menghilangkan stres bahkan meningkatkan daya pikir dan mengasah otak seseorang, tapi hal ini juga dapat menjadikan suatu tekanan yang dapat juga menimbulkan stres ringan bagi orang tertentu jika :
1. Pikiran yang sedang kacau tapi dipaksakan untuk mencari jawaban dari teka-teki tersebut
2. Jawaban dari teka-teki tersebut tidak ada
3. Kemampuan berfikir yang sedikit kurang dengan kata lain "memiliki IQ jongkok" (hehehehehe,just kidding :D)
Banyak terdapat jenis teka-teki yang ada, dan banyak juga yang bikin pusing. Tapi apabila mampu memecahkan teka-teki tersebut alangkah senang dan gembiranya hati.
Bagi anda penggemar teka-teki alias tebak-tebakan, coba anda jawab beberapa teka-teki saya dibawah ini:
1. Kalo di ingat kita lupa, tapi kalau lupa kita ingat
2. Bagaimanakah tidurnya wanita hamil?
Cukup 2 itu aja, nanti kalau terlalu banyak kasihan yang baca :D
Rahasia Huruf S Pada Dada Superman
Dalam filmnya, superman merupakan salah seorang dari sekian superhero yang ada di layar kaca. Kostum biru, sayap warna merah merupakan kostum yang digunakannya, semua nya itu menambah daya tarik sang jagoan ini selain wajah ganteng dan rambut ikalnya.
Selain dari itu, simbol huruf S yang ada di dadanya ternyata juga mempunyai suatu arti tersendiri ( menurut sang penulis skenario gadungan film superman ). Dimana, huruf s tersebut mempunyai arti yang sangat mendalam bahkan sangat mendukung karakter sang pahlawan tersebut.
Bagai mana tidak, setelah di selidiki ternyata simbol huruf s yang ada pada dada superman tersebut merupakan sebuah ukuran kostum yang digunakannya yang berarti "sedang", dan menurut sang penulis skenario film superman tersebut jika saya mengganti huruf s tersebut, tentu saya akan menggantinya dengan huruf XL ( Extra Large atau lebih besar) dan pastinya kostumnya tidak akan muat oleh sang superman. Ternyata itulah misteri dibalik huruf s pada dada superman tersebut ( kasian yang baca postingan ini, bruakakakakakak )
Mengapa Harus Cemas....???
Mengapa harus cemas?? apalagi sampai mengalami stress berat yang hanya disebabkan oleh terlalu mencemaskan sesuatu. Coba bayangkan betapa tertekannya jiwa seseorang yang sedang cemas, bayangkan berapa besar tekanan yang ditimbulkan oleh rasa cemas tersebut. Dan berapa banyak contoh yang telah kita saksikan dari ujung kecemasan yang pernah ada, bukankah itu merupakan suatu yang sangat perlu kita perhatikan secara lebih seksama dan perlu kita renungkan kembali.
Sebenarnya cemas merupakan hal yang wajar dan adalah sesuatu yang bersifat mutlak pada setiap manusia. Tapi tingkat dan penanganannya juga berbeda-beda antara satu dan lainnya. Mengapa harus cemas, sementara hal yang kita cemas kan itu belum terjadi, kita hanya akan semakin tertekan dengan kondisi yang kita bayangkan sendiri.
Biasanya tidak semua yang kita cemas kan itu akan terjadi, sedang kan kita telah mati dalam kecemasan yang kita bayangkan itu. Betapa ruginya kita, betapa tertekannya jiwa ketika kecemasan itu menghantui pikiran kita.
Salah satu kunci untuk mengurangi efek dari kecemasan yang jitu adalah dengan menyiapkan diri dengan segala kemungkinan terburuk dari setiap pekerjaan atau apa saja yang kita lakukan serta bersiap dengan memberikan senyuman pada setiap apa yang terjadi, dengan demikian kita akan lebih terbebas dari rasa cemas yang mengerikan tersebut. Kita akan lebih percaya diri dalam melakukan apa saja yang kita kerjakan, dan secara tidak langsung berarti kita telah menanamkan kepercayaan diri dalam setiap berbuat ataupun bertindak
Blogroll
Label
- Be Spirit (4)
- Just Smile (3)





